5 Musisi yang Gila Kucurkan Sumbangan Dana Kemanusiaan

0
47
sumbangan

Upaya menggalang sumbangan dana dari kalangan musik, agaknya mampu sedikit banyak mengubah keadaan. Bukan hanya teriak lewat lagu protes, namun gerakan kemanusiaan yang satu ini perlu digalakkan secara lantang.

Selain jutawan dan pebisnis kaya raya, sejarah mencatat bahwa filantropi turut muncul dari kalangan musisi. Itikadnya beragam, semisal kontribusi pada dunia kesehatan.

Citra musisi tak sekadar menghabiskan uang untuk segunung kokain seperti Black Sabbath era awal 1970-an dan bikin kasbon band atas penghancuran alat musik oleh duo sinting Pete Townshend serta mendiang Keith Moon dari The Who. Ya, tak semua seperti itu.

Kegilaan para personel Motley Crue yang merusak segala hal di depan mata, tak bisa dipukul rata terhadap pegiat profesi lainnya.

Dilansir dari BBC, Anda dapat melihat para musisi cum filantropi yang gila mengucurkan dana sumbangan di bawah ini.

5 Musisi dan Inisiatif Sumbangan Dana Kemanusiaan

  1. Stevie Wonder

sumbangan

Tepat hari ini, 18 Desember namun tahun 2012, Stevie Wonder yang tampil di Nokia Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat, mengundang seorang gadis kecil itu ke atas panggung untuk memberikan cek sumbangan senilai US$100 ribu.

“Bukankah dia cantik?” Tanya Stevie kepada penonton.

Gadis kecil yang diketahui bernama Jasmine tersebut, menyambut pujian Stevie dengan ucapan terima kasih dan ungkapan sayang. Diketahui bahwa gadis kecil ini mengidap kanker otot.

  1. Prince

sumbangan

Ada cerita menarik dari Prince. Setelah meninggal, kisah-kisah tentang kedermawanannya di balik layar mulai muncul. Suatu hari, Aktivis Rev Al Sharpton membuat sebuah cuitan di media sosial Twitter untuk menggambarkan dia sebagai “pejuang kemanusiaan yang tulus”.

Diketahui bahwa Prince kerap memberinya uang untuk disampaikan secara diam-diam kepada orang-orang seperti keluarga Trayvon Martin. Prince juga menyumbangkan seperempat juta untuk startup tenaga surya…

Seperempat lagi untuk organisasi membantu keluarga yang berjuang di South Carolina dan seperempat lainnya ke sebuah akademi tari di New York.

Bahkan jutaan US dollar sumbangan telah ia kuckrna ke organisasi nirlaba di Harlem untuk membantu anak-anak yang hidup dalam kemiskinan.

  1. George Michael

Seperti halnya Prince, kemurahan hati George Michael mulai terungkap setelah kematiannya. Kontribusi dia untuk Band Aid, Live Aid, dan Comic Relief sudah terkenal, meski ternyata ia meyimpan rahasia sumbangan lainnya dari pers.

Mulai dari 2 juta poundsterling yang disumbangkan untuk layanan konseling anak dan remaja, hingga bantuan kecil kepada orang asing seperti seorang wanita yang dilihatnya secara random di Deal or No Deal yang membutuhkan £ 9000 untuk perawatan IVF.

George turut memberikan sumbangan berjumlah besar untuk amal kanker dan HIV dan menjadi relawan diam-diam di tempat penampungan tunawisma.

Masih ingat dengan hit besarnya dari versi live “Don’t Let the Sun Go Down on Me” dengan Elton John? Seluruh hasil yang didapat, ia sumbangkan bagi orang dengan HIV/AIDS.

  1. Sumbangan dari Elton John

Nama yang satu ini sudah terucap di atas. Terungkap jumlah uang yang telah ia sumbangkan mencapai angka 26,8 juta per tahun 2016. Sejumlah media menyebut bahwa dia adalah musisi paling dermawan yang pernah ada.

Sebagian besar dana sumbangan Elton John digunakan untuk penelitian HIV dan dukungan bagi mereka yang hidup dengan AIDS, lantas sebagian lainnya melalui yayasan yang dia dirikan pada awal tahun 90-an.

Pada Juli tahun 2017, ia menyumbangkan 3 juta poundsterling untuk pembangunan pusat perawatan remaja di rumah sakit anak-anak di kota Durban, Afrika Selatan yang ia kunjungi untuk Konferensi AIDS Internasional pada 2016 silam.

  1. Dr. Dre

Bisa jadi dalam radar kamis, sosok pemberi sumbangan paling besar terhadap kemanusiaan jatuh pada Dr. Dre. Ia secara konsisten memberikan kepada beberapa komunitas di Compton, Los Angeles, tempat dirinya memulai karier musik bersama Niggaz wit Attitudes (NWA).

Sekitar bulan Juni 2017, ia memberikan US$10 juta untuk membangun pusat seni pertunjukan di Compton High School.

“Tujuan saya adalah untuk menyediakan anak-anak berbagai jenis alat dan pembelajaran yang layak mereka dapatkan. Pusat seni pertunjukan akan menjadi tempat bagi kaum muda untuk menjadi kreatif dengan cara yang akan membantu memajukan pendidikan dan secara positif mendefinisikan masa depan mereka.” kata Dr. Dre, dilansir dari LA Times.

Balik mundur ke tahun 2013, Dr. Dre dan Interscope Jimmy Iovine menyumbangkan US$70 juta untuk menciptakan akademi teknologi seni dan inovasi bisnis.

***

Selain lima musisi tersebut, masih banyak lagi yang mendedikasikan penghasilan mereka untuk membantu lewat sumbangan dana.

Berkaca pada sikap dermawan di atas, bukan berarti Anda, kalian atau kita mesti mengucurkan sumbangan dana sebesar itu demi membantu kemanusiaan.

Terserah dengan metal, punk, hardcore, reggae, elektronik dan segala pelabelan usang itu. Kontribusi nyata dalam bermacam bentuk, sejatinya adalah obat bagi segala kesusahan di muka bumi.

Tulisan ini didedikasikan untuk buruknya pelayanan kesehatan, kesenjangan sosial dan penggusuran sejumlah tanah warga di Indonesia demi kepentingan sepihak sepanjang 2019. Jari tengah dan umpatan saja, tidak cukup buat meredam semua ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here